{"id":6713,"date":"2024-06-22T19:32:59","date_gmt":"2024-06-22T12:32:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/?p=6713"},"modified":"2024-10-11T09:31:32","modified_gmt":"2024-10-11T02:31:32","slug":"transformasi-pendidikan-kesetaraan-dimulai-sinergi-ciptakan-semangat-baru-sukses-digelar-di-pantai-mutiara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/2024\/06\/22\/transformasi-pendidikan-kesetaraan-dimulai-sinergi-ciptakan-semangat-baru-sukses-digelar-di-pantai-mutiara\/","title":{"rendered":"Transformasi Pendidikan Kesetaraan Dimulai: &#8220;Sinergi Ciptakan Semangat Baru&#8221; Sukses Digelar di Pantai Mutiara"},"content":{"rendered":"\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"480\" class=\"wp-image-6715\" src=\"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/BANNER-WORJSHOP-3.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/BANNER-WORJSHOP-3.jpeg 1280w, https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/BANNER-WORJSHOP-3-300x113.jpeg 300w, https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/BANNER-WORJSHOP-3-1024x384.jpeg 1024w, https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/BANNER-WORJSHOP-3-768x288.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Nganjuk, 22-23 Juni 2024 \u2013 Semangat baru dalam dunia pendidikan kesetaraan kembali tercipta melalui acara &#8220;Sinergi Ciptakan Semangat Baru untuk Transformasi Pendidikan Kesetaraan&#8221; yang berlangsung di Pantai Mutiara, Kabupaten Nganjuk. Acara yang berlangsung selama dua hari ini, tepatnya pada tanggal 22-23 Juni 2024, menghadirkan pemateri dari dalam dan luar negeri, serta mengumpulkan para pendidik dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah.<br \/>Acara ini dibuka secara resmi oleh Dinas Pendidikan Bidang PPNF Kabupaten Nganjuk, Ibu Esti Handayani, S.Pd., M.Si., yang menjabat sebagai Kabid PPNF Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya, Ibu Esti menyampaikan bahwa sinergi antara berbagai pihak adalah kunci untuk mentransformasi pendidikan kesetaraan di tengah tantangan era globalisasi. &#8220;Pendidikan kesetaraan adalah jembatan bagi mereka yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas, dan hari ini kita memulai langkah besar untuk memperbarui cara kita mendidik dan membekali generasi muda,&#8221; tegasnya dengan penuh antusias.<br \/>Pada hari pertama, Mr. Allan Sage, seorang praktisi pendidikan terkemuka dari London, Inggris, menjadi pemateri utama. Allan, yang berpengalaman luas di bidang pendidikan internasional, berbicara mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi dalam sistem pendidikan kesetaraan. \u201cKita berada di zaman di mana teknologi dan pendekatan modern harus menjadi bagian dari pendidikan kesetaraan. Guru dan pengelola pendidikan harus berani menghadirkan perubahan untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia yang dinamis,\u201d ujar Allan. Sesi ini mendapatkan respons positif dari peserta, yang sangat antusias bertanya dan berdiskusi.<br \/>Keesokan harinya, pada tanggal 23 Juni 2024, Dr. Wiwin Yulianingsih, S.Pd., M.Pd, dosen dari Universitas Negeri Surabaya, menjadi pemateri kedua. Dr. Wiwin menyampaikan materi tentang strategi kurikulum kesetaraan yang lebih inklusif dan memberdayakan. \u201cTransformasi pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga dalam pendekatan kita terhadap siswa. Kita harus menciptakan lingkungan yang inklusif di mana semua siswa, tanpa memandang latar belakang, bisa meraih potensi terbaik mereka,\u201d ujarnya dengan penuh semangat.<br \/>Acara ini diinisiasi oleh DPD ASTINA Kabupaten Nganjuk, bekerja sama dengan DPC FK PKBM serta Dinas Pendidikan Bidang PPNF Kabupaten Nganjuk. Selama tiga hari, peserta yang terdiri dari para pengelola PKBM, tutor, dan praktisi pendidikan berkesempatan untuk menggali lebih dalam mengenai berbagai strategi transformasi yang dapat diterapkan di institusi pendidikan kesetaraan masing-masing.<br \/>Dengan antusiasme dan sinergi yang terjalin di antara semua pihak, acara ini berhasil membangkitkan semangat baru untuk membawa pendidikan kesetaraan di Kabupaten Nganjuk ke tingkat yang lebih tinggi. Transformasi pendidikan kesetaraan, yang selama ini hanya menjadi wacana, kini mulai terlihat nyata melalui upaya kolaboratif yang dibangun dalam acara ini.<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nganjuk, 22-23 Juni 2024 \u2013 Semangat baru dalam dunia pendidikan kesetaraan kembali tercipta melalui acara &#8220;Sinergi Ciptakan Semangat Baru untuk Transformasi Pendidikan Kesetaraan&#8221; yang berlangsung di Pantai Mutiara, Kabupaten Nganjuk. Acara yang berlangsung selama dua hari ini, tepatnya pada tanggal 22-23 Juni 2024, menghadirkan pemateri dari dalam dan luar negeri, serta mengumpulkan para pendidik dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah.Acara ini dibuka secara resmi oleh Dinas Pendidikan Bidang PPNF Kabupaten Nganjuk, Ibu Esti Handayani, S.Pd., M.Si., yang menjabat sebagai Kabid PPNF Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya, Ibu Esti menyampaikan bahwa sinergi antara berbagai pihak adalah kunci untuk mentransformasi pendidikan kesetaraan di tengah tantangan era globalisasi. &#8220;Pendidikan kesetaraan adalah jembatan bagi mereka yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas, dan hari ini kita memulai langkah besar untuk memperbarui cara kita mendidik dan membekali generasi muda,&#8221; tegasnya dengan penuh antusias.Pada hari pertama, Mr. Allan Sage, seorang praktisi pendidikan terkemuka dari London, Inggris, menjadi pemateri utama. Allan, yang berpengalaman luas di bidang pendidikan internasional, berbicara mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi dalam sistem pendidikan kesetaraan. \u201cKita berada di zaman di mana teknologi dan pendekatan modern harus menjadi bagian dari pendidikan kesetaraan. Guru dan pengelola pendidikan harus berani menghadirkan perubahan untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia yang dinamis,\u201d ujar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7024,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[3,6,7],"tags":[],"class_list":["post-6713","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-viral","category-pendidikan","category-teknologi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WORKSHOP-3-DINAS-1.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6713","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6713"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7033,"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6713\/revisions\/7033"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.pkbmalfarisinganjuk.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}